Selasa, 15 September 2015

Permasalahan Kesehatan di Sekitar FIKES


Permasalahan Kesehatan di Sekitr Lingkungan FIKES
Banyak kita jumpai pedagang-pedagang kaki lima di sekitar lingkungan FIKES UNSOED tepatnya pinggir Jl. Soeparno Kampus Unsoed Karangwangkal. Beraneka macam makanan mereka jual di pinggir jalan yang kebanyakan digunakan untuk pengendara sepeda motor. Masalah yang timbul akibat kasus tersebut adalah tercampurnya makanan yang akan dikonsumsi si pembeli yang notabene adalah mahasiswa dengan gas buangan yang dihasilkan kendaraan bermotor seperti karbon monoksida dan jenis gas lainnya yang memang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Belum lagi debu-debu yang banyak membawa bakteri dan virus berada di udara.
Hal tersebut perlu diperhatikan bagi para mahasiswa maupun konsumen lain yang akan membeli makanan di lokasi tersebut. Ada faktor pendukung lain yaitu makanan yang dijual mengandung zat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tanpa menjatuhkan atau lainnya, dapat kita amati dari lokasi yang tidak sehat, bentuk, warna serta rasa yang ada pada salah satu diantara makanan yang dijual-belikan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi.
Solusi dari hal tersebut diatas adalah       :
  1. Memilih makanan yang akan dikonsumsi dari warna. Biasanya warna alami dan buatan sangat bisa dibedakan.
  2. Pemerintah sekitar melarang atau melakukan sidak kepada penjual yang barang jualannya mengandung zat berbahaya.
  3. Memindah tempat jualan dilokasi lain yang lebih aman dan nyaman.

PKM



PENGERTIAN PKM
PKM adalah singkatan dari Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Dikti guna memberi ruang untuk para Mahasiswa menunjukkan kreativitasnya. PKM merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti dalam meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian serta memperkaya budaya nasional.
PKM dilaksanakan pertama kali pada tahun 2001, yaitu setelah dilaksanakannya program restrukturisasi di lingkungan Ditjen Dikti. Kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa, diintegrasikan ke dalam satu wahana yang diberi nama Program Kreativitas Mahasiswa.
PKM dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan
penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan serta berjiwa mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni.
Ada enam jenis PKM yang biasa dilaksanakan setiap tahun yaitu:

P
embelajaran tentang PKM
PKM merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti dalam meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional.
PKM dilaksanakan pertama kali pada tahun 2001, yaitu setelah dilaksanakannya program restrukturisasi di lingkungan Ditjen Dikti. Kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa, diintegrasikan ke dalam satu wahana yang diberi nama Program Kreativitas Mahasiswa. PKM dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan serta berjiwa mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni Pada awalnya, dikenal 5 (lima) jenis kegiatan yang ditawarkan dalam PKM, yaitu PKMPenelitian (PKM-P), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), dan PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Penulisan Ilmiah (PKM-I). Dalam upaya mengefisiensikan proses penilaian dan penyediaan reviewer, maka seluruh usulan akan dikelompokkan ke dalam masing-masing bidang PKM yang dituju (-P, -T, -K, -M, KT). Selanjutnya setiap usulan dalam setiap bidang PKM dikelompokkan lagi ke dalam tujuh kelompok bidang ilmu, yaitu:
o       Bidang Kesehatan, yang meliputi: Farmasi, Gizi, Kebidanan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Psikologi.
o       Bidang Pertanian, yang meliputi: Kedokteran Hewan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pertanian, Peternakan, Teknologi Pertanian.
o       Bidang MIPA, yang meliputi: Astronomi, Biologi, Geografi, Fisika, Kimia, Matematika.
o       Bidang Teknologi dan Rekayasa, yang meliputi: Informatika, Teknik, Teknologi Pertanian.
o       Bidang Sosial Ekonomi, yang meliputi : Agribisnis (Pertanian), Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
o       Bidang Humaniora, yang meliputi : Agama, Bahasa, Budaya, Filsafat, Hukum, Sastra, Seni.
o       Bidang Pendidikan, yang meliputi Program Studi Ilmu-Ilmu Pendidikan di bawah Fakultas Kependidikan.
Semoga bermanfaat kawan.

embelajaran tentang PKM
PKM merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti dalam meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional.
PKM dilaksanakan pertama kali pada tahun 2001, yaitu setelah dilaksanakannya program restrukturisasi di lingkungan Ditjen Dikti. Kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa, diintegrasikan ke dalam satu wahana yang diberi nama Program Kreativitas Mahasiswa. PKM dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan serta berjiwa mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni Pada awalnya, dikenal 5 (lima) jenis kegiatan yang ditawarkan dalam PKM, yaitu PKMPenelitian (PKM-P), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), dan PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Penulisan Ilmiah (PKM-I). Dalam upaya mengefisiensikan proses penilaian dan penyediaan reviewer, maka seluruh usulan akan dikelompokkan ke dalam masing-masing bidang PKM yang dituju (-P, -T, -K, -M, KT). Selanjutnya setiap usulan dalam setiap bidang PKM dikelompokkan lagi ke dalam tujuh kelompok bidang ilmu, yaitu:
o       Bidang Kesehatan, yang meliputi: Farmasi, Gizi, Kebidanan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Psikologi.
o       Bidang Pertanian, yang meliputi: Kedokteran Hewan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pertanian, Peternakan, Teknologi Pertanian.
o       Bidang MIPA, yang meliputi: Astronomi, Biologi, Geografi, Fisika, Kimia, Matematika.
o       Bidang Teknologi dan Rekayasa, yang meliputi: Informatika, Teknik, Teknologi Pertanian.
o       Bidang Sosial Ekonomi, yang meliputi : Agribisnis (Pertanian), Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
o       Bidang Humaniora, yang meliputi : Agama, Bahasa, Buaya, Filsafat, Hukum, Sastra, Seni.
o       Bidang Pendidikan, yang meliputi Program Studi Ilmu-Ilmu Pendidikan di bawah Fakultas Kependidikan.

Profil BK KBMKM


 

BEM KBMKM (KESEHATAN MASYARAKAT) UNSOED

VISI :

 Mendekatkan BEM kepada elemen masyarakat Kesehatan Masyarakat.



MISI :
  1. Menciptakan Komunikasi Aktif dan Efektif di Masyarakat Kesehatan Masyarakat.
  2. Memberdayakan UKM-UKM yang Ada di Kesehatan Masyarakat Unsoed untuk Berperan Aktif Memajukan Kesehatan Masyarakat Unsoed.

Struktur kepengurusan BEM KBMKM UNSOED
Badan Pengurus Harian

Ketua
Adhika Paramasatya
Wakil Ketua
R. Hendriyanto Dwi

Sekretaris Eksekutif
Dhika Kusumasari Barus
Lu’lu Syarifah

Bendahara Eksekutif
Wiji Prasetyo Adhi
Ratna Juwita
Dinda Syifa Al’Adila

Advokasi

DIVISI ADVOKASI BEM KBMKM 2014
Ketua
Rendy Manuhutu
Staff
Citra Yunila Lestari
Irene Rosebud Admi Hermes
Fita Nafisa
Gustiani Sinta
Bagus Jatmiko

Kesejahteraan Mahasiswa

DIVISI KESEJAHTERAAN MAHASISWA (KESMA) BEM KBMKM 2014
Kepala Divisi
Reni Zahra Pratiwi

Staff
Putri Puspitasari
Niken Mawari
Setyaningrum Adi Kusuma
Andhika Tutuko Wibowo
I Made Fariz
DIVISI KOMUNIKASI DAN INFORMASI (KOMINFO) BEM KBMKM 2014
Kepala Divisi
Alvianti Fatma Pratami Supendi
Staff
Cahyo Ari Prastiyo
Kurnia Dini Cahyanti
Qorin Annisa
Dian Trisna Delfyan
Defta Rizki Primandaru
Lala Shofia Latifah
Ayuresa Nuristifania
DIVISI PENGABDIAN MASYARAKAT (PENGMAS) BEM KBMKM 2014
Kepala Divisi
M. Fachrian Aris
Staff
Tri Wahyuningsih
Widya Nevri Nuraeni
Ellen Herliana
Nurjanah
DIVISI KELOMPOK KERJA ISMKMI (POKJA ISMKMI) BEM KBMKM 2014
Kepala Divisi
Amidiana Araminta Aisyah
Staff
Vera Bahrul Alamiyah
Arvita Kumala Sari
Harsanji Pratomo Martono
Fuandho Alfatihana Putra
Rizky Dhahifa Wahyuni
DIVISI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MAHASISWA (PSDM) BEM KBMKM 2014
Kepala Divisi
Ariny Ulfa Rahma
Staff
Awallina Zulfa Hidayati
Hisyam Farkhan
Amala Rahmalia
Fitri Prihastiwi
Fani Nuraini

Sumber : http://bemkbmkm.ukm.unsoed.ac.id/bph/